MANAGEMENT FUNCTIONS IN LABORATORY


Laboratorium dapat diartikan secara luas maupun sempit. Dalam Kamus Bahasa Indonesia, laboratorium adalah tempat mengadakan percobaan (menyelidiki sesuatu yang berhubungan dengan fisika, kimia). Kata laboratorium berasal dari kata laboratory, yang memiliki beberapa makna yaitu:

Tempat yang dilengkapi peralatan untuk melangsungkan eksperimen didalam sains atau melakukan pengujian dan analisis, Bangunan atau ruang yang dilengkapi peralatan untuk melangsungkan penelitian ilmiah ataupun praktek pembelajaran bidang sains, Tempat memproduksi bahan kimia atau obat, Tempat kerja untuk melangsungkan penelitian ilmiah, dan Ruang kerja seorang ilmuwan dan tempat menjalankan eksperimen bidang studi sains (kimia, fisika, biologi).

Laboratorium sebagai  bagian integral dari bidang akademik (bukan bagian dari rumah tangga atau administrasi), maka manajemen laboratorium perlu direncanakan seiring dengan perencanaan akademik (program dan anggarannya). Peranan laboratorium sangat besar dalam menentukan mutu pendidikan karena laboratoriumlah yang menghasilkan karya-karya ilmiah yang membanggakan, yang tak dapat dihasilkan oleh institusi lainnya. Sehingga bagi perguruan tinngi yang bermutu, laboratorium menjadi bagian yang dikedepankan. Manual Prosedur Pengelolaan Laboratorium adalah serangkaian tindakan yang harus dilakukan oleh pengelola laboratorium agar penjaminan mutu laboratorium bisa dilaksanakan dengan baik. Tindakan-tindakan tersebut meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan penyempurnaan laboratorium.
 Secara umum fungsi semua laboratorium  adalah antara lain: Sebagai tempat dilakukannya percobaan Alat-alat laboratorium dan bahan-bahan praktikum tidak mungkin semuanya diletakkan dalam kelas, oleh karena itu percobaan dilakukan di dalam laboratorium, Sebagai tempat penunjang kegiatan kelas Dengan adanya kegiatan pembalajaran di laboratorium, mahasiswa dapat mengamati gejala-gejala yang terjadi dalam percobaan secara langsung dan tidak hanya belajar menurut teori-teori yang ada, Sebagai tempat display / pameran Laboratorium juga dapat digunakan sebagai tempat pameran atau display dari hasil-hasil percobaan atau penelitian yang telah dilakukan, agar memberi gambaran lebih bagi mahasiswa dan dapat memotivasi untuk penelitian atau percobaan yang lebih baik, Sebagai tempat koleksi sejumlah species langka Dengan adanya koleksi sejumlah species memudahkan mahasiswa mengamati secara langsung spesies yang mungkin sulit untuk menemukannya, dan Sebagai museum kecil Hasil-hasil  penelitian dan sejumlah species langka di kumpulkan dan diklasifikasikan, sehingga laboratorium dapat digunakan sebagai museum kecil.

Setiap penggunaan laboratorium baik untuk praktikum maupun penelitian harus menyerahkan terlebih dahulu jadwal penggunaannya sehingga tidak terjadi tumpang tindih jadwal penggunaan laboratorium. Selain itu pengguna laboratorium harus memakai peralatan laboratorium seperti jas, masker dan sarung tangan (jika diperlukan) dan mengikuti prosedur peminjaman alat dan permintaan bahan yang berlaku di laboratorium. Pengelolaan  laboratorium, dalam hal ini manajemen mutu, harus didesain untuk selalu memperbaiki efektifitas dan efisiensi kerjanya, disamping harus mempertimbangkan kebutuhan semua pihak yang berkepentingan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan manajemennya adalah sumber daya manusia, sarana dan prasarana dan penggunaan laboratorium.
Pengelolaan Laboratorium (Laboratory Management) adalah usaha untuk mengelola Laboratorium. Bagaimana suatu Laboratorium dapat dikelola dengan baik sangat ditentukan oleh beberapa faktor yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Beberapa alat-alat lab yang canggih, dengan staf propesional yang terampil belum tentu dapat beroperasi dengan baik, jika tidak didukung oleh adanya manajemen Laboratorium yang baik.

 Pengelola laboratorium di Unilah adalah:  Kepala Laboratorium, Teknisi, Laboran, dan petugas kebersihan. Rincian syarat, tanggung jawab, dan wewenang masing-masing pengelola laboratorium diuraikan di bawah ini. Prosedur pengelolaan laboratorium adalah langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pengelola laboratorium agar laboratorium yang dikelolanya bermutu. Langkah-langkah tersebut meliputi: perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan penyempurnaan .


Oleh karena itu manajemen lab adalah suatu bahagian yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan Laboratorium. Suatu manajemenlab yang baik memiliki sistem organisasi yang baik, uraian kerja (job description) yang jelas, pemanfaatan fasilitas .yang efektif, efisien, disiplin, dan administrasi lab yang baik pula.

Secara umum manajemen sering didefinisikan sebagai, “Getting things done through other people – menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain”. Telah disebutkan berkali-kali bahwa supervisor merupakan manajer lini terdepan yang melaksanakan pekerjaan manajemen untuk merencanakan, mengorganisir, mengeksekusi rencana, serta mengendalikan dan mengontrol proses pekerjaan menuju hasil yang diharapkan.

Tenaga-tenaga laboran yang memiliki keterampilan (Skill) yang baik harus dapat ditingkatkan kualitasnya. Peningkatan keterampilan mungkin dapat diperoleh melalui pendidikan tambahan sebagai pendidikan keterampilan khusus, penataran (workshop) maupun magang-magang dan sebagainya. Namun diharapkan agar semua laboran dapat berperan aktif di labnya masing-masing. Untuk menunjang keterampilan ini laboran dapat bertanya pada staf pengajar yang lebih berpengalaman, atau pada tenaga lab technisi yang ada . Buat team kerja yang baik (Team-Configuration), mungkin melalui team ini dapat diketahui keterampilan khusus apa yang diperlukan oleh setiap laboran.

Dari pemaparan di atas penulis ingin berdiskusi berkaitan dengan kajian yang belum dipamahami oleh penulis antara lain
1.      Seberapa penting apakah Pengelolaan Laboratorium IPA untuk menunjang Akademik Peserta didik?
2.      Kinerja seperti apa untuk meningkatkan Kualitas Labortorium melalui Pengelolaan?
3.      Peningkatan seperti apa yang ditawarkan saat anda menjadi Kepala Laboratorium IPA?

Komentar

  1. Mencoba menanggapi pertanyaan 2. Mnrt saya kenerja yg dpt meningkatkan kulitas leb adalh dgn mentaati SOP yg tlah d buat. Dan jga mengurangi kesalah pda kinerjanya. Baik brupa prencanaan hingga pengawasan. Sekian..

    BalasHapus



  2. Menanggapi soal no 2.


    Pengendalian mutu layanan laboratorium IPA dalam kegiatan praktikum dapat dilakukan dengan pengamatan kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh laboran dimulai dari penerimaan jadwal praktek peserta didik, memeriksa kelayakan kesediaan alat dan bahan yang dibutuhkan, mempersiapkan tempat duduk dan meja untuk praktikum, memberikan kenyamanan tempat ditinjau dari kesejukan dan kebersihan ruangan praktikum dan diakhiri dengan pengecekan kesiapan seluruh perangkat praktikum. Setelah praktikum selesai dilaksanakan penataan kembali alat bahan yang telah digunakan merupakan bentuk layanan akhir dalam men

    BalasHapus
  3. Menanggapi pertanyaan no.2 Kinerja seperti apa untuk meningkatkan Kualitas Labortorium melalui Pengelolaan?
    Menurut saya Para pengelola laboratorium hendaknya memiliki pemahaman dan keterampilan kerja di laboratorium, bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya, dan mengikuti peraturan. Tata tertib kerja di laboratorium merupakan pedoman umum yang ditujukan untuk menjaga keselamatan kerja dan memelihara fasilitas laboratorium.

    BalasHapus
  4. Menejemen labor sangat penting untuk menunjang akademik peserta didik, yang mana pada saat ini pembelajaran dituntut untuk lebih bermakna dengan siswa mengalaminya secara lansung, untuk ipa sendiri sangat banyak keterampilan yg dipelajari didalam laboratorium, seperti mengamati mikroorganisme, perkecambahan, dll

    BalasHapus
  5. Assalamualaikum wr.wb
    Saya mencoba menanggapi no 2.Kinerja seperti apa untuk meningkatkan Kualitas Labortorium melalui Pengelolaan?
    Untuk meningkatkan kualitas labor pengelolanya harus memiliki skill atau kompetensi dalam pengelolaan labor karena kualitas kompetensi sangat diperlukan untuk bisa mengelola labor dengan baik,karena didalam labor ada menejemen yg harus dilaksanakan.Jika menejemen bisa dilakukan dengan baik maka kualitas labor akan baik .
    Terima kasih

    BalasHapus
  6. Peningkatan seperti apa yang ditawarkan saat anda menjadi Kepala Laboratorium IPA?
    peningkatan mutu, hardskill dan softskill

    BalasHapus
  7. Menyikapi pertanyaan No 3.?
    Peningkatan kualitas,fasilitas yg bisa menunjang kegiatan laboratorium dan serta skill dalam setiap individu harus di mantapkan dan di tingkat kan.

    BalasHapus
  8. Seberapa penting apakah Pengelolaan Laboratorium IPA untuk menunjang Akademik Peserta didik?
    sanagat penting karena dengan pengelolaan yang baik akan terkendali dengan baik dan semua kekurangan bisa diremediasikan dengan baik yang nanti nya akan berwujud kepada terciptanya lingkungan beljar yang baik dalam laboratorium.

    BalasHapus
  9. Peningkatan seperti apa yang ditawarkan saat anda menjadi Kepala Laboratorium IPA?
    Peningkatan yang harus diutamakan tentu pada kualitas laboratorium. Baik manajemen maupun operasional nya

    BalasHapus
  10. menaggapi pertanyaan sdr.Agung mengenai Seberapa penting apakah Pengelolaan Laboratorium IPA untuk menunjang Akademik Peserta didik?
    -menurut saya, tentu pengelolaan lab Ipa yang baik akan menunjang akademik peserta didik karena sebuah praktikum juga merupakan suatu pembelajaran bagi siswa dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh siswa. jika lab ipa dikelola dengan baik, tentunya efeknya pasti ke siswa, siswa bisa melaksanakan praktikum dengan nyaman dimana alat dan bahan lab telah tersedia dan lengkap, bersih, aman dan nyaman.

    BalasHapus
  11. Menurut pendapat saya peningkatakan kinerja yang dapat diatawarkan kepala labor adalah peningkatan manajemen dan mutu labor yang baik dan mampu menciptakan siswa yang dapat bersaing secara global karena dapat memanfaatkan labor secara optimal

    BalasHapus
  12. Kinerja seperti apa untuk meningkatkan Kualitas Labortorium melalui Pengelolaan?
    Menurut pendapat saya, kenerja yang dapat meningkatkan kualitas lab adalah dengan mempedomani SOP yang telah di buat dan di kelola oleh orang yang berkompeten di bidang itu.

    BalasHapus
  13. Pertanyaan nomor 3. Jika saya menjadi kepala laboratorium, peningkatan yang akan saya berikan adalah memastikan mutu dan pelayanan yang memuaskan dan sesuai kebutuhan. Misalnya SOP tertulis dengan kelas dan menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. Tata tertib juga tertempel di dinding yang bisa dibaca siapapun. Sarana dan prasarana dimaksimalkan sesuai kebutuhan. Keamanan dan kenyamanan senantiasa dijaga. Serta evaluasi senantiasa dilakukan secara terjadwal dan sistematis. Terima kasih

    BalasHapus
  14. Menurut saya pengelolaan laboratorium cukup penting bagi peserta didik. Dengan belajar di labor siswa akan lebih muda memeahami materi tertentu yang diberikan. Misalnya dalam ilmu biologi ketika belajar mengenai sel, jelas tanpa praktikum peserta didik kesulitan membayangkan apa itu sel? bagaimana bentuk sel? dll. Jadi dengan adanya kegiatan praktikum proses pembelajaan peserta didik lebih bermakna.

    BalasHapus
  15. Menanggapi oertanyaan no 2, bagaimana upaya pengelolaan untuk meninhkatkan kualitas laboratorium, menurut saya yaitu 1. Administrasi yang baik, 2.mengatur dan menjaga alat dan bahan , disiplin dan menjaga keselamatan kerja, mempergunakan laboratorium dengan baik.

    BalasHapus
  16. Menanggapi oertanyaan no 2, bagaimana upaya pengelolaan untuk meninhkatkan kualitas laboratorium, menurut saya yaitu 1. Administrasi yang baik, 2.mengatur dan menjaga alat dan bahan , disiplin dan menjaga keselamatan kerja, mempergunakan laboratorium dengan baik.

    BalasHapus
  17. Menanggapi pertanyaan nomor 1, Seberapa penting apakah Pengelolaan Laboratorium IPA untuk menunjang Akademik Peserta didik?
    sangat-sangat penting. laboratorium yang baik membuat peserta didik lebih nyaman dan memahami kegiatan selama berada di laboratorium atau belajar di laboratorium.

    BalasHapus
  18. Menanggapi pertanyaan no 1.
    Seberapa penting apakah Pengelolaan Laboratorium IPA untuk menunjang Akademik Peserta didik?
    menurut saya sangatlah penting, terutama pada pembelajaran IPA apabila pengelolaan laboratorium dapat dilaksanakan dengan baik, maka kegiatan pembelajaran IPA tidak hanya berfokus pada materi saja tetapi dapat diiringi dengan kegiatan praktikum untuk menunjang pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembelajaran. Hasil yang siswa dapatkan akan lebih maksimal apabila pengelolaan laboratorium dapat memnuhi kebutuhan siswa.

    BalasHapus
  19. Menanggapi pertanyaan no.1
    menurut saya fungsi Manajemen laboratorium sangat penting, mengingat keterkaitannya dengan manajemen mutu, harus didesain untuk selalu memperbaiki efektifitas dan efisiensi kerja dalam laboratorium, disamping harus mempertimbangkan kebutuhan semua pihak yang berkepentingan terutama peserta didik selaku praktikan atau yang melaksanakan praktikum. Kegiatan praktikum yang baik akan mempengaruhi peningkatan kognitif,afektif dan psikomotor peserta didik dalam pembelajaran IPA.

    BalasHapus
  20. Menggapi no 3, peningkatan fasilitas tentunya yg saya targetkan, artinya kelengkapan dan kecanggihan alat labor mampu memudahkan kerja tiap unit di labor, fasilitas juga membuat siswa menjadi luas wawasan dalamenggunakan alat lab

    BalasHapus
  21. menanggapi pertanyaaan No 1 Seberapa penting apakah Pengelolaan Laboratorium IPA untuk menunjang Akademik Peserta didik?
    kalau untuk akademik peserta didik yang akan berkecimpung didalam dunia labor misalnya biologi,kimia, dan fisika sangat penting karena mereka tentunya nanti akan terjun didunia labor, sementara untuk peserta didik yg tidak berkecimpung didunia tersebut tidak terlalu penting atau berpengaruh terhadap akademik peserta didik tersebut........

    BalasHapus
  22. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 1 yaitu Seberapa penting Pengelolaan Laboratorium IPA untuk menunjang Akademik Peserta didik? Dengan pengolahan laboratorium IPA yang baik maka akan menunjang kegiatan peserta dalam pratikum atau riset misalkan alat dan bahan yang menunjang maka sangat membantu peserta didik dalam penelitian yang dilakukan sehingga menunjang akademik peserta didik tersebut dalam hal riset yang peserta didik lakukan

    BalasHapus
  23. Apakah akan berjalan efektif dan efisien yang dilakukan oleh praktikan tersebut?
    Keterampilan dasar merupakan modal awal bagi praktikan untuk melaksanakan praktikum, jika praktikan tidak memiliki kemampuan dasar maka praktikum tidak berjalan secara efektif dan efisien
    Terima kasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SISTEM MANAJEMEN LABORATORIUM IPA

BASIC LABORATORY SKILL

PEMUSNAHAN REAGEN TIDAK TERPAKAI