PEMUSNAHAN REAGEN TIDAK TERPAKAI
Laboratorium yang baik adalah laboratorium yang tidak
hanya memperhatikan masalah ketelitian analisa saja. Akan tetapi laboratorium yang baik juga harus memperhatikan masalah
pembuangan limbah. Ada beberap acara dalam pemusnahan alat dan reagen yang
tidak terpakai didalam praktikum biologi. Ada beberapa Metode yang digunakan
untuk pemusnahan reagen yang tidak terpakai antara lain Pembuangan langsung
dari laboratorium, Pembakaran terbuka, Pembakaran dalam insenerator,
dan dikubur.
1.
Pembuangan langsung dari laboratorium dapat diterapkan
untuk bahan-bahan biologi yang dapat larut dalam air. Bahan-bahan biologi yang
dapat larut dalam air dibuang langsung melalui bak pembuangan limbah
laboratorium. Untuk bahan sisa yang mengandung asam atau basa harus dilakukan
penetralan, selanjutnya baru bisa dibuang. Untuk bahan sisa yang mengandung
logam-logam berat dan beracun seperti endapannya harus dipisahkan terlebih
dahulu. Kemudian cairannya dinetralkan dan dibuang.
2. Metode pembakaran terbuka dapat terapkan
untuk bahan-bahan organik, pembakaran dilakukan padadaerah yang aman dari
pemukiman penduduk. Seperti herbarium dari tumbuhan sisa-sisa daun yang dipakai
dapat langsung di bakar.
3. Pembakaran dalam insenerator dapat diterapkan untuk
bahan-bahan toksik yang jika dibakar ditempat terbuka akan menghasilkan
senyawa-senyawa yang bersifat toksik.
Gambar insenerator
4.
Dikubur, sisa herbarium kering yang tidak terpakai dapat
dijadikan pupuk organik.
Tindak lanjut
berdasarkan keputusan dari Sekolah yang menyatakan bahwa bahan-bahan praktikum
yang akan dimusnahkan dari area Laboratorium, maka pada pelaksanaanya
memerlukan berita acara yang sekurang-kurangnya memuat :
o
keterangan tempat, hari, tanggal,
bulan, dan tahun dilakukannya pemusnahan.
o
keterangan tentang pelaksanaan
pemusanahan
o tanda tangan dan nama jelas Kepala
Sekolah, Kepala Laboratorium dan Pelaksana yang melaksanakan pemusnahan.
Contoh Formulir Berita Acara
Pemusnahan.
BERITA ACARA PEMUSNAHAN ALAT/REAGEN
No:
/Berita Acara/Pemusnahan/Lab/SMA
Pada
tanggal :
Bertempat
:
Barang tersebut telah diperiksa dan terdapat rusak dan
tidak memungkinkan untuk digunakan kembali untuk itu Alat/Reagen tersebut
segera untuk dimusnahkan.
No
|
Nama
Alat/Reagen
|
No.
Inventaris
|
Jumlah
|
Keterangan
|
Demikian Berita Acara ini kami buat berdasarkan keadaan
yang sebenarnya. Atas perhatian dan kerja samanya kami mengucapkan terima
kasih.
Mengetahui
Kepala Laboratorium
………………………….
NIP.
|
Laboran
………………………….
NIP.
|
Menyetujui
Kepala Sekolah SMA
………………………….
NIP.
|
|
Pada praktikum mengamati
bagian tubuh katak ini, sampah yang harus dibuang/dikelola agar tidak
menimbulkan masalah adalah :
1.
Bangkai
Katak
2.
Formalin yang
menempel pada kapas
Sedangkan
alat-alat paraktikum lainnya seperti : baki, pingset, gunting, pisau, jarum
pentul setelah praktikum dicuci dan dikeringkan dan dapat digunakan kembali
(reuse)
Cara pemusnahan
sisa bahan praktikum
1. bangkai katak
merupakan sampah organik dapat dimusnahkan atau dibuang dengan cara
menguburnya. Jika tidak dikubur bangkai katak dapat menimbulkan
pencemaran lingkungan (berikut sebnagai contoh akibat tidak medaur ulang dan mengubur bahan-bahan sisa organik https://www.youtube.com/watch?v=U3K70UdHhk4) seperti bau busuk, belatung/bakteri. namun apabila katak sudah terkontaminasi dengan bahan kimia yang berbahaya jika langsung dikubur kedalam tanah anan merusak kultur tanah menjadi tidak subur karana kontaminasi zat yang berada dalam kataka. sebaiknya dilakukan sterilisasikan sehingga katak tidak terkontaminasi, kemudian baru katak dapat dikuburkan dalam tanah dan menjadi pupuk kompos (https://www.youtube.com/watch?v=5HiKnLBKjYs)
Merupakan sampah Anorganik dapat dibuang kedalam tempat sampah khusus
bahan – bahan anorganik.Namun sebaiknya agar dapat digunakan kembali (
Reuse) untuk praktek berikutnya, styroform dapat dicuci bersih dan
dikeringkan, namun apabila Styroform tidak dapat di gunakan kembali dapat dilakukan daur ulang sebagai yang terdapat pada link berikut (https://www.youtube.com/watch?v=R0GbRplYjsg).
Ada 4 cara yang dapat kita lakukan untuk mengurangi Reagen yaitu :
o
Reuse (mengunakan kembali)
o
Reduce (mengurangi pemakaian)
o
Recycle ( mendaur ulang)
o
Repair (memelihara)
Dari penjabaran artikel di atas penulis
ingin mengajak berdisuksi terkait materi, mohon sekiranya dapat menjadi sumber
belajar dan pengetahuan bersama.
1.
Adakah kendala yang dialami pada saat ingin melakukan
pemusnahan Reagen?
2. Bagaimanakah penanganan sisa Herbarium yang hendak
dimusnahkan antara Herbarium basah, dan Herbarium Kering?
3.
Dalam melakukan pemusnahan Reagen apakah diperlukan Skill
khusus?




Menanggapi pertanyaan nomr 1, kendala dalam memusnahkan reagen adalah rumitnya proses yg harus dilakukan, dan kadang biaya yg dibutuhkan cukup mahal krn untuk menetralkan reagen dibutuh penambahan senyawa lain, kemudia kadang sulit menemukan tempat khusus untuk membuang sisa reagen yg tidak mengkontaminasi area sekitaranya, terimakasih
BalasHapus3. Dalam melakukan pemusnahan Reagen apakah diperlukan Skill khusus?
BalasHapustentu iya, karena zat yang akan di musnahkan itu sangat berbahaya jika tidak di lakukan oleh orang yang mempunyai skill di bidang itu.
Dalam melakukan pemusnahan Reagen apakah diperlukan Skill khusus.
BalasHapusReagen merupakan salah satu zat berbayar, sehingga membutuhkan keterampilan dan pemahaman khusus dalam pemusnahan nya agar tidak berbahaya bagi lingkungan sekitar.
Terima kasih
pertanyaan no1.
BalasHapusada beberapa kendala yaitu , (1) biaya pembuangan, (2) potensi bahaya terhadap orang-orang di luar laboratorium dan (3) potensi dampaknya terhadap lingkungan.
1. Adakah kendala yang dialami pada saat ingin melakukan pemusnahan Reagen?
BalasHapusAda beberapa, yang pertama adalah biaya. Mungkin masih ada laboratorium yang terkendala dengan biaya ini, termasuk penyediaan alat pemusnahan. Selanjutnya diperlukan seseorang yang terampil dan mengikuti proses sesuai prosedurnya. Kemudian, diperlukan kesadaran ersama bahwa prosedur tersebut dibutuhkan untuk menjaga keamananmutu di lingkungan laboratorium. Terima kasih
3. Dalam melakukan pemusnahan Reagen apakah diperlukan Skill khusus?
BalasHapustentu iya, minimal mengetahui prosedur pemusnahan reagen yang telah dijelaskan diatas dan dilakukan dengan teliti dengan mempertimbangkan tempat pemusnahan.
3. Dalam melakukan pemusnahan Reagen apakah diperlukan Skill khusus?
BalasHapusMenurut saya perlu karena raegen itu terdiri dari berbagai macam zat ada yang berbahaya dan tidak, maka diperlukan skill khusus untuk pemusnahannya untuk meminimalisir kecelakaan dilaboratorium.